dont put ur money on one basket
kalimat yang sering kita dengar terutama saat belajar manajemen keuangan atau hal lainnya yang berhubungan dengan keuangan atau sejenisnya
sebagian kita menanggapinya dengan serius dan berupaya melakukannya, tentu saja dalam rangka menyelamatkan kekayaan dari kerugian. dengan kata lain kita istilahkan dengan meminimalisir resiko.
seperti yang banyak dilakukan menyimpan kekayaan dalam berbagai cara misalnya dengan menabung, membeli rumah, tanah dan lainnya merupakan upaya dalam meningkatkan nilai kekayaan atau bisa saja untuk mendapatkan keuntungan sekarang atau di masa yang akan datang.
ok
sekarang kita mulai mendefinisikan kegiatan tersebut dengan istilah investasi..
sebagian orang –seperti yang saya paparkan tadi ada yang menyimpan kekayaan dalam bentuk tabungan, membeli beberapa rumah, tanah, perhiasan, dan sebagian. namun , sekarang ini upaya ini lebih variatif. misalnya saja berinvestasi di pasar modal atau menyimpan logam mulia.
well..kali ini saya coba membahas berinvestasi di pasar modal dan menyimpan logam mulia.
berinvestasi di pasar modal kan berisiko??
yah benar,,memang berisiko,,tapi coba kita lihat apakah investasi yang saya sebutkan sebelumnya tidak memiliki resiko???saya jawab tentu saja ada resikonya. misalnya berinvestasi rumah,,resikonya; bisa saja rumahnya terbakar,kebanjiran atau terkena gempa bumi dan sebagainya
intinya apapun jenis investasi yang kita lakukan pasti mengandung resiko namun pertanyaan selanjutnya adalah seberapa besar resikonya, bagaimana memenej resiko tersebut??
pasar modal?/
secara sederhana jenis pasar yang satu ini bisa dikatakan dengan pasar yang pada umumnya kita kenal. sebut saja pasar kramat jati,pasar senen, dan berbagai jenis pasar lainnya
lalu??
yang membedakan antara berbagai jenis pasar tersebut adalah komoditasnya :d
pasar sayur menjual sayur,,pasar beras menjual beras..dan pasar ikan akan menjual ikan.
itulah logika sederhananya.
lalu, di pasar modal apa yang menjadi komoditasnya?
secara sederhana kita menyebutnya barang2 yang berhubungan dengan arus modal.
lalu siapakah yang menjadi penjual dan pembeli??/
lebih mudahnya mari kita menganalogikan pasar modal dengan pasar ikan.
di pasar ikan yang dijual pastinya ikan dengan berbagai jenisnya, penjualnya bisa nelayan atau pembeli ikan dari nelayan.intiny penjual adalah mereka yang memiliki ikan. sedangkan pembeli adalah mereka yang membutuhkan ikan.bisa siapa saja baik yang tidak memiliki ikan atau pun nelayan yang kekurangan stok ikan untuk kepentingan tertentu.
ok,,dengan memahami yang saya jelaskan maka seperti itu pula memahami pasar modal
komoditas pasar modal adalah hal yang terkait dengan arus modal yang dapat berupa saham, obligasi, reksadana, dan sebagainya. penjual nya merupakan produsen intrumen tersebut. sama halnya dengan pasar ikan yang menjadi pembeli adalah mereka dari berbagai kalangan dan bisa juga produsen yang pernah mengeluarkan instrumen tersebut.
dari berbagai instrumen pasar modal, saya ingin membahas terkait dengan saham
pasti ada yang alergi
kalo kita tanya ke mbah gugel definisi saham maka kita akan menemukan berbagai definisi. namun intiny tetap satu yaitu sebagai bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. lalu apakah dengan membeli dan memiliki saham dari perusahaan tertentu berarti kita memiliki perusahaan tersebut??
saya menjawab, iya
namun yang perlu diperhatikan adalah seberapa banyak saham yang kita miliki,. apakah mayoritas ataukah minoritas..
bila hanya minoritas kita tidak akan mampu mengendalikan perusahaan. lain halnya bila memiliki sebagian besar saham yang diterbitkan.
lalu apakah resiko jika memiliki saham?/
nilai saham bisa naik bisa saja turun. bagaimana kita mengetahui nilai saham sedang naik atau turun?/
sedikit berbeda dengan pasar ikan ketika akan membeli ikan maka bisa langsung menanyakan harga ikat ke penjual. hal ini tidak dapat kita lakukan bila membeli saham. kita tidak dapat menanyakan langsung ke produsennya. lalu kepada siapa kita bertanya???
kalo diperhatikan,,sekarang ini menjamur perusahaan sekuritas. dari mereka lah kita akan mengetahui perkembangan harga saham?
untuk bisa bertanya,,setidaknya kita harus memiliki rekening atau account di perusahaan sekuritas tersebut.
semakin dibahas,,saya yakin akan muncul berbagai pertanyaan lagi
misalnya nih:
kl mw buka rekening berapa deposit awal???–tergantung perusahaan sekuritas
apakah account akan aman?? pastinya aman.sama halnya dengan bank,,perusahaan sekuritas berada dalam lingkupan lembaga2 yang full regulation. sebut saja bapepam dan BEI dianalogikan dengan BI,,kpei dan ksei yang dianalogikan dengan LPS. selain itu kita akan medapatkan pin yang hanya diketahui oleh pemilik rekening
dan akan berguna untuk memantau arus transaksi yang kita lakukan
jika membeli saham, minimal berapa banyak?? minimal 1 lot atau setara dengan 500 lembar.
perlembarnya berapa?? tergantung jenis sahamnya. misalnya saham telkom dengan kode TLKM bisa dengan harga 7450 perlembar atau misalnya saham Bhakti Investama dengan kode BHIT seharga 215 perlmebar.
berinvestasi dengan sahamkan resikonya besar?? yup benar,., namun jangan khawatir dengan meluangkan waktu ssedikit kita dapat mempelajari ilmu yang terkait dengan saham terutama terkait dengan ilmu teknikal. ilmu ini bisa dibaca misalnya dalam buku Candlestick japanese atau buku lainnya
bagi yang sibuk bisa bertanya melalui broker masing2 sekuritas..
filosopi high return high risk memang benar adanya. namun menurut saya hal ini kurang tepat..high return accounted risk akan lebih mencerminkan insan yang berilmu dan ga gambling..
dan terakhir, logam mulia.
kebiasaannya harga emas meningkat dari waktu kewaktu. harga emas biasanya sejalan dengan inflasi. memiliki emas beraneka ragam fungsinya.
pertanyaannya, di mana membeli logam mulia?? bisa di pegadaian syariah dan bank syariah dengan sistem cicil atau di toko mas tertentu.
apakah mas tersebut asli?? nantinya mas akan disertai dengan sertifikat yang dikeluarkan antam
berapa ukuran atau berat mas yang dapat dibeli?? sejauh ini yang saya ketahui di pegadaian syariah–mungkin di bank syariah–mulai 5,10,25,50,100 , 1000 gr,
bagaimana sistem cicil?? yang saya ketahui,,harga mas saat ini dikali banyaknya gram di tambah margin–tergantung mau nyicil berapa bulan- ditambah administrasi dibagi berapa gram yang dibeli..
kl bulan berikutnya harga mas naik atau turun bagaimana cicilannya??besar cicilan flat selama mas angsuran karna harga yang berlaku saat kita membuat perjanjian
jadi ga terpengaruh dengan perubahan harga mas
jadi??
mari berinvestasi,,yang mana??it depends on you